Apa itu Dyno test
April 14, 2010, 10:21 AM
by A S
Apa itu Dyno test
Artikel ini disadur dari http://saft7.com/?p=368 MENGUKUR POWER & TORQUE
Untuk mendapatkan atau mengukur besaran nilai Power dan Torque, digunakan alat yang disebut Dynamometer atau sering disingkat Mesin Dyno.. Artikel ini disadur dari saft7.com
APA YANG PERLU DIPERSIAPKAN?
Untuk menjalani Dynotest, ada beberapa persiapan yang perlu diperhatikan:
Memastikan mesin dalam kondisi yang fit / sehat:
Cek kondisi ban: apakah laik pakai atau tidak,
sangat memungkinkan untuk melakukan rotasi pemasangan ban apabila ada
satu atau dua ban dalam kondisi tidak laik jalan atau rusak (berlaku
untuk pengetesan 2 wheel drive). Cek tekanan ban: pada saat akan melakukan dyno
test, tekanan ban pada semua roda harus dinaikkan hingga 30% – 50% dari
tekanan normal. Tekanan ban pada semua roda harus sama. Jangan lupa
untuk mengembalikan tekanan ban pada tekanan normal pada saat selesai
melakukan dynotest Check belts : (timing belt, fan belt and other belts) apakah dalam keadaan normal atau tidak. Cek oli mesin apakah dalam kapasitas dan kondisi normal atau tidak Cek selang-selang pada jalur turbocharger/supercharger apakah dalam keadaan normal atau tidak. Apakah ada kebocoran atau tidak. Cek busi apakah dalam kondisi normal atau tidak. Cek oli transmisi apakah dalam kapasitas dan kondisi normal atau tidak. Cek oli differential/transfer case apakah dalam kapasitas dan kondisi normal atau tidak. Cek air radiator apakah dalam kapasitas normal atau tidak. Memperhitungkan dengan baik modifikasi yang dibuat: misalnya
mesin bertenaga besar dipasangkan pada rangka body mobil tua dan
lain-lain, yang mungkin saja bisa menyebabkan komponen patah atau
kecelakaan lain. Tersedia pemadam api di lokasi Dynotest: untuk antisipasi apabila terjadi kebakaran Mempersiapkan dana lebih: apabila terjadi kerusakan komponen mesin selama proses Dynotest Mengapa Angka Hasil Dyno Test Berbeda antar merek Dynamometer ?
Mengapa angka hasil dynotest bisa berbeda antara mesin DynoDynamic dengan DASTEK dyno?
Hal ini dikarenakan beda metode pengukurannya.
Mesin Dyno Dinamic di KS Nusa memberikan beban tertentu (retarder) yang harus
diputar roda. Jadi seperti simulasi beban di jalan raya, atau beban
langkah di alat olah raga Treadmill. Kemampuan roda memutar roller
tersebut diukur dan dikalkulasi oleh komputer dan menghasilkan angka
dalam satuan WHP (Wheel Horse Power).
Sedangkan mesin bermerek Dastek yang digunakan oleh bengkel Rev
Engineering, Sigma Speed, Bening Motor, Lestari Motorsport dan GUT
Motorsport menggunakan cara yang berbeda. Roda dibiarkan berputar di
kecepatan tertentu di atas drum hingga berhenti berputar, proses ini
dihitung oleh komputer yang menghasilkan angka dalam satuan BHP (Brake
Horse Power atau bisa juga disebut FlyWheel Horse Power).
Rumus Umum:
BHP = WHP + 25% + 10HP
atau bisa ada juga yang menggunakan hitungan
BHP = WHP / 0.74
BHP = Brake Horse Power / Flywheel Horse Power (DASTEK) WHP = Wheel Horse Power (DynoDynamic)
Namun rumus di atas tidaklah mutlak, karena banyak sekali faktor
yang bisa menyebabkan selisih perhitungan saat melakukan konversi dari
BHP ke WHP atau sebaliknya.
Hal ini juga dipengaruhi oleh jenis penggerak pada mobil.
Mobil penggerak roda belakang (RWD) terjadi kehilangan power 20% hingga 30%
Mobil penggerak roda depan (FWD) terjadi kehilangan power hanya sekitar 10%
Mobil penggerak 4 roda (4WD / AWD) terjadi kehilangan power sekitar 20%-35%
Transmisi Otomatis?
Untuk hasil dynotest transmisi otomatis akan mendapatkan angka yang lebih kecil (lebih rendah 20%) ketimbang transmisi manual.
MEMANFAATKAN HASIL DYNOTEST
Dikarenakan adanya perbedaan satuan angka hasil dynotest pada mesin
yang berbeda, maka untuk melakukan Dynotest yang berulang atau lebih
dari sekali, sebaiknya dilakukan di tempat dan mesin yang sama.
Misalnya sebelum melakukan modifikasi, dilakukan Dynotest di bengkel X,
maka setelah modifikasi selesai dikerjakan, lakukan Dynotest lagi di
bengkel X.
5 Bengkel Dynotest yang menggunakan mesin dengan merek yang sama pun tentunya ada perbedaan hasil pengukuran hingga 1-2%. Dynotest tidaklah semata-mata untuk mengejar nilai Horse Power saja.
Banyak rekan-rekan yang berlomba-lomba mesinnya mempunyai Power yang
besar. Padahal, teman-teman yang hobby bahkan profesinya sebagai
pembalap, mengatakan bahwa tidak jaminan power besar pasti akan
memenangkan lomba/race.
Dynotest sangat besar manfaatnya ketika data grafik hasil test
digunakan untuk mengatur kembali setting / Mapping pada ECU / Engine
Management. Hingga diperoleh hasil yang optimal. Daftar Bengkel Jasa Dynotest
KS NUSA
PT Khatulistiwa Suryanusa
Jl. Pramuka Raya Kav 69
Jakarta 10570
Phone: 021.4248324, 4254613
Fax: 021.4247920
HP: 0856.1042740 ( Ovi Sardjan ) www.ksnusa.com
REV Engineering
Jl. Arteri Kedoya no.70
Jakarta 11520
Phone: 021.56964612, 56969026
HP: 0812.1055146 ( Teddy )
SIGMA SPEED
Jl. Gatot Subroto 150
Kuningan Barat
Jakarta
Phone: 021.70772956, 68851456
Lestari Motor
Jl. RC. Veteran no.9
Bintaro Jaya
Jakarta
Phone: 021.73881481
Bening Motor
Jl. Caman Raya no.44
Jati Bening
Bekasi
Phone: 021.86900607
GUT Motorsports
Jl. Klampis Semolo Timur 3B
Surabaya
Phone: 031.5992741, 70912446